Minggu, 22 Januari 2017

Doa #2

Harusnya, kita nggak mengeluh ya ketika mendapat ujian dari Allah berupa hal yang sulit dilalui, entah itu perkara musibah, atau apapun yang menurut kita sulit untuk kita lalui hari ini. Karena bisa jadi itu adalah sebentuk pengabulan doa yang pernah kita panjatkan di masa lalu.

Misalnya, kiat minta sama Allah supaya jadi anak yang nggak cengeng, terus dikabulin doanya sama Allah dengan cara kita 'dipindahkan' ke kota antah berantah. Di sana banyaaak banget hal mungkin bikin kita jadi mudah nangis. But, hey, di sana sebenarnya kalo dipikir-pikir lagi Allah sedang ingin menguatkan kita. Menguatkan hati kita supaya nggak cengeng lagi.

Jadi harusnya nggak boleh ngeluh ya. Karena jangan-jangan apa yang sedang kita lalui hari ini adalah sebentuk pengabulan doa kita di suatu waktu di masa sebelum hari ini.

*be strong. be brave.

Repost : Doa

Bagaimana jika, doa kita bertubrukan dengan orang lain di langit sana? Jika doa-doa yang bertubrukan itu saling menguatkan, mungkin tidak terjadi tubrukan, melainkan akan berjalan beriringan, lalu bagaimana jika doa-doa yang bertubrukan ini saling berebut atas sesuatu, atau lebih parahnya lagi, saling menafikan satu sama lain.

Doa mana yang akan dipilih Allah dari sekian juta doa orang yang menginginkan dirinya menjadi rengking 1 di kelasnya?
Doa mana yang akan dipilih Allah dari sekian puluh juta doa orang yang menginginkan dirinya menjadi juara di piala dunia?
Doa mana yang akan dipilih Allah dari sekian ratus juta doa orang yang menginginkan dirinya menjadi salah satu orang yang duduk di kursi-kursi jabatan di pemerintahan?

Kira-kira, doa mana yang Allah pilih? Yang lebih takwa kah? Yang lebih sering diucapkan kah? Yang diucapkan saat-saat waktu mustajab kah? Yang mana? Yang mana yang akan Allah kabulkan di antara sekian banyak keinginan egois manusia?

Tapi Allah mengabulkan doa orang yang miskin, juga yang kaya. Ia juga mengabulkan doa mahasiswa juga doa presiden. Begitu pula doa seorang anak kecil, juga doa orang yang tua renta. Allah mendengarkan semua doa makhluk-Nya. Allah mengabulkan beberapa di antaranya di dunia, yang lainnya ditangguhkan saat waktunya tiba. Dan yang lain lagi ditabung di akhirat.

Allah itu adil. Dan keadilannya melingkupi dunia dan akhirat. Maka, doa-doa yang tidak dikabulkan-Nya di dunia, Ia jadikan tabungan untuk hamba-Nya di akhirat. Juga, segala hal lain yang tidak mendapatkan balasannya di dunia, ia tangguhkan di akhirat.

Karenanya, doa yang manapun, yang terkabulkan ataupun yang tidak, doa orang miskin atau orang kaya, doa mahasiswa atau presiden, doa anak kecil atau tua renta, sebenarnya semuanya ‘dikabulkan’, tapi dengan caranya masing-masing.

*repost tulisan ini dr tumblr anakanaksenja, sedang ingin mengingatkan diri sendiri.

Rabu, 18 Januari 2017

Amel :)



Meet @amelfirza !!! .
The busiest person in the world. Haha. Temen terbaek terketjeh tercintah tersayang di RumahKita :).


Hari ini Amel balik ke kampung halaman. Dia tidak lupa di halaman berapa kampungnya berada. Entah ke depannya apakah akan menetap di sana, hingga nanti beranak cucu atau akan kembali merantau.

Sedih sebenernya, pengennya ya semua tetep di jogja aja. Becanda kayak biasa pas kalo lagi kumpul, sampe lupa kalo barusan lagi badmood. Sedih sebenernya, karena satu per satu org bakal ninggalin jogja. Dan Amel sudah menyelesaikan segala urusannya di jogja lebih dulu, nyusul isti, nyusul ivan, ninggalin jogja. .
 
Saking sedihnya sampe nggak tau mau ngomong apalagi. Suka banget sama waktu2 yg aku habisin brg amel sejak di 204H, di kontrakan kolong jembatan itu sampe sekarang. Sukak banget pas liat amel rajin pake rok, jilbab didobel, dan masuk pondok (meskk cuma sekian bulan, hihi). Sukak banget sama @amelfirza. 

Sayang banget sama Amel. .

Mel, udahan mel pacarannya, nikah aja langsung.

Kayak gimanapun amel, kayak apapun amel, aku tetep sayang amel :)
Baik2 ya mel di pati. We'll miss you :*

Selasa, 17 Januari 2017

Sosial Media

Mungkin berbicara di sosial media itu seperti kita ingin cerita tapi nggak tau cerita kemana. So we just tell our story to a random people who *accidentally* saw our social media.

Mungkin dewasa kini yg namanya kekuatan membaca pikiran orang sudah nggak diperlukan superhero lagi, toh kita bisa mendengarkan pikiran orang dengan berselancar di dunia sosmed.

Meyakinkan

Saya baik-baik saja. Dan saya pasti bisa menjalani semuanya sampai pada akhirnya semua ini akan terlewati. Dan pada hari di mana semua ini selesai, saya pasti bisa tersenyum lagi, ketawa lagi.

Jadi saya baik-baik saja, dan akan baik-baik saja.

Ketakutan

Setiap orang punya ketakutannya masing-masing.
Yang belum lulus, takut menghadapi ujian, takut menghadap dosen, takut kalau tugas tidak selesai, takut kalau hari esok datang tapi skripsi belum juga ada progress, takut tidak lulus, dan takut-takut lainnya.

Yang sudah lulus, takut menghadapi lingkungan baru, takut menghadapi orang baru, takut nggak dapet kerja, takut kinerja tidak sesuai ekspektasi, dan takut-takut lainnya.

Semuanya takut. Semuanya punya ketakutannya masing-masing. So, it will be fine. Karena yang punya perasaan itu banyak. Yang senasib dan sepenanggungan banyak.

Senin, 16 Januari 2017

Kalau ...

Kalau kita tidak sedang melakukan kebaikan, bisa jadi kita sedang melakukan keburukan. Kalau kita tidak sedang sibuk dengan kebaikan, jangan-jangan kita sedang sibuk dengan keburukan.