Kepak sayap Sprout melemah akhirnya. dan ia terjatuh untuk yang keduapuluh kalinya hari ini.
"Aaaarrrrrgggghhhh!" Teriaknya kesal, sembari memukul tanah, melampiaskan kekesalannya.
Sprout menyerah. ia menarik nafas dalam-dalam. mengingat lagi kejadian hari itu. Pahit. tapi, itu fakta! tiba-tiba ia teringat ibunya, Madame White, si perawat, juga ayahnya,Sir Charles, sang jenderal yang gagah berani yang memimpin peperangan antara negeri peri dan "the dark fairy" . sebutir dua butir air mata akhirnya jatuh juga dari matanya yang biru indah itu.
Seandainya...
yah, tapi itu hanya pengandaian. hanya ada dalam benak saja! tidak akan benar-benar terjadi.
tidak akan benar-benar terjadi. dan bahkan tidak akan PERNAH terjadi...
***
Sprout adalah seorang peri kecil (dalam cerita ini ukuran seorang peri adalah sebagaimana orang biasanya) dengan dua pasang sayap lebar di punggungnya. hanya Sprout satu-satunyalah yang memiliki dua pasang sayap lebar nan indah itu di negeri peri ini. dua pasang sayap lebar dengan venasi indah membentuk pola-pola bagai mosaik cantik.
Namun, miris. nasib tidak berpihak padanya. dua pasang sayap indah itu di punggung Sprout kecil hanya menjadi sebuah pajangan. Sprout tidak bisa terbang! padahal ia punya dua pasang sayap! dua pasang sayap! sementara yang lain hanya memiliki satu pasang sayap di punggung mereka.
Hal ini terjadi sekitar 5 tahun silam. ketika itu, mereka yang menyebut dirinya the dark fairy mengamuk. memberontak terhadap pemerintahan pangeran Will. mengobrak-abrik seluruh negeri peri, dan tak ketinggalan juga negeri para penyihir-the wizard land mereka bumi-hanguskan. Pangeran Will terbunuh di tempat, dan penyihir Soka, para pemimpin penyihir dikirim pergi ke dimensi lain oleh Maliyar, peri-sekaligus penyihir, yang memimpin komplotan the dark fairy. seluruh peri dan penyihir panik. entah apa yang harus diperbuat.
Dengan cepat the dark fairy mengambil alih pemerintahan negeri peri. dan para peri dan penyihir yang tidak se-kubu dengan the dark fairy melakukan propaganda melalui jalur bawah tanah, dengan dipimpin oleh Sir Charles.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar