Tampilkan postingan dengan label novel fantasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label novel fantasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juli 2015

Review : Berpetualang di Dunia Kaleidoskop




Judul Buku          : Princess, Bajak Laut & Alien
Penulis                 : Clara Ng dan Icha Rahmanti
Penerbit               : Plotpoint
Tahun terbit         : November 2013
Genre                   : Fantasi

Kisah Mikal, seorang anak kelas 2 SD di kawasan Ibu Kota itu, diawali dengan mimpinya tentang sesosok makhluk berwarna putih transparan tanpa bola mata yang bolak-balik menembus tubuhnya. Makhluk itu tampak nyata hingga meninggalkan rasa dingin yang membekukan tulang belulangnya. Siapa yang sangka mimpi mengerikan malam itu menjadi kunci penting ketika ia akhirnya tersedot masuk ke dunia di seberang kaleidoskop. Inilah kisah Mikal. Ia berpetualang di dunia yang tak mengenal waktu dengan langit sewarna dengan warna-warni yang dibentuk oleh kaleidoskop. Bersama seorang Princess dan ayahnya, Troy, juga Buto, seorang badut yang kelahirannya tak diinginkan.

Princess, Bajak Laut, dan Alien mengajak kita menelusuri kisah tentang harapan yang mampu mengalahkan kegelapan, keputusasaan, juga kesendirian yang dikemas dengan fantasi dan imajinasi tentang warna-warni, rumah boneka, putri, bajak laut, sirkus dan hal-hal dongeng lainnya. Buku ini sekalipun bergenre fantasi, namun latar tempat yang digunakan tidak lepas dari suasana yang ‘Indonesia banget’ dengan gang-gang yang dilewati oleh Mikal saat sekolah, dengan desa dan sawah-sawah, dengan pantai dan kapal nelayannya.

Clara Ng dan Icha Rahmanti menggunakan bahasa-bahasa dongeng yang mudah dicerna namun juga tak lepas dari pemaparan fakta-fakta berbasis keilmuan, seperti saat Troy mengingat tentang astronomi dan pernak-perniknya. Kekurangan buku ini adalah, karena penggunaan bahasanya yang disesuaikan dengan anak-anak, di tengah-tengah akan terasa sedikit bosan, tapi secara umum, buku ini menarik untuk dibaca karena perpaduan Indonesia dengan dunia fantasinya. Cocok dibaca untuk anak-anak, remaja, ataupun orang dewasa yang ingin menjelajah dunia imajinasi.  

Note : ceritanya sedang mencoba menulis resensi kembali. -___-, sudah sangat lama sekali sejak terakhir menulis resensi, jadi kagok.

Rabu, 24 November 2010

Sprout si peri kecil

Kepak sayap Sprout melemah akhirnya. dan ia terjatuh untuk yang keduapuluh kalinya hari ini.
"Aaaarrrrrgggghhhh!" Teriaknya kesal, sembari memukul tanah, melampiaskan kekesalannya.

Sprout menyerah. ia menarik nafas dalam-dalam. mengingat lagi kejadian hari itu. Pahit. tapi, itu fakta! tiba-tiba ia teringat ibunya, Madame White, si perawat,  juga ayahnya,Sir Charles, sang jenderal yang gagah berani yang memimpin peperangan antara negeri peri dan "the dark fairy" . sebutir dua butir air mata akhirnya jatuh juga dari matanya yang biru indah itu.

Seandainya...

yah, tapi itu hanya pengandaian. hanya ada dalam benak saja! tidak akan benar-benar terjadi.

tidak akan benar-benar terjadi. dan bahkan tidak akan PERNAH terjadi...

***