Penulis
: Clara Ng
dan Icha Rahmanti
Penerbit
: Plotpoint
Tahun
terbit : November 2013
Genre
: Fantasi
Kisah
Mikal, seorang anak kelas 2 SD di kawasan Ibu Kota itu, diawali dengan mimpinya
tentang sesosok makhluk berwarna putih transparan tanpa bola mata yang
bolak-balik menembus tubuhnya. Makhluk itu tampak nyata hingga meninggalkan
rasa dingin yang membekukan tulang belulangnya. Siapa yang sangka mimpi
mengerikan malam itu menjadi kunci penting ketika ia akhirnya tersedot masuk ke
dunia di seberang kaleidoskop. Inilah kisah Mikal. Ia berpetualang di dunia
yang tak mengenal waktu dengan langit sewarna dengan warna-warni yang dibentuk
oleh kaleidoskop. Bersama seorang Princess dan ayahnya, Troy, juga Buto,
seorang badut yang kelahirannya tak diinginkan.
Princess,
Bajak Laut, dan Alien mengajak kita menelusuri kisah tentang harapan yang mampu
mengalahkan kegelapan, keputusasaan, juga kesendirian yang dikemas dengan
fantasi dan imajinasi tentang warna-warni, rumah boneka, putri, bajak laut,
sirkus dan hal-hal dongeng lainnya. Buku ini sekalipun bergenre fantasi, namun
latar tempat yang digunakan tidak lepas dari suasana yang ‘Indonesia banget’
dengan gang-gang yang dilewati oleh Mikal saat sekolah, dengan desa dan
sawah-sawah, dengan pantai dan kapal nelayannya.
Clara
Ng dan Icha Rahmanti menggunakan bahasa-bahasa dongeng yang mudah dicerna namun
juga tak lepas dari pemaparan fakta-fakta berbasis keilmuan, seperti saat Troy
mengingat tentang astronomi dan pernak-perniknya. Kekurangan buku ini adalah, karena penggunaan bahasanya yang disesuaikan dengan anak-anak, di tengah-tengah
akan terasa sedikit bosan, tapi secara umum, buku ini menarik
untuk dibaca karena perpaduan Indonesia dengan dunia fantasinya. Cocok dibaca untuk anak-anak, remaja, ataupun orang
dewasa yang ingin menjelajah dunia imajinasi.
Note : ceritanya sedang mencoba menulis resensi kembali. -___-, sudah sangat lama sekali sejak terakhir menulis resensi, jadi kagok.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar