Tempo hari, keponakan saya datang. Umurnya baru 5 tahun, dan baru tahun ini dia masuk TK A. Adhia namanya, balita yang satu ini hobiiiiii banget ngoceh tentang apapun yang dia suka. Dan dia suka banget sama boyband SMASH. Sampai-sampai dia hafal tarian dan lagunya dan nggak bosen buat nari di depan kaca di depan kamar saya.
Sudah sehobi itu sama SMASH, tapi otaknya cerdas, penggunaan bahasanya juga baik sekali. Terkadang, orang dewasa saja tidak berpikir untuk menggunakan kata-kata yang ia gunakan. Lucunya, saat tempo hari Adhia datang ke rumah saya dengan gayanya yang khas (berteriak kencang memanggil Ngkong-ayah saya- dari jarak sekian meter dari rumah saya), ada kejadian menarik yang membuat saya agak sedikit tertohok.
Di rumah saya ada beberapa ekor kucing yang memang dibiarkan tinggal di rumah saya. Oleh kakak saya, mereka dinamakan, Myssil-sang ibu kucing, Ni-kun si kucing yang buta, dan yang paling kecil serta yang paling heboh Kuro. Kebalikan dengan kakak saya, saya sangat tidak suka dengan kucing-lebih karena mereka mengganggu.Saat saya berusaha mengusir Kuro dengan sedikit memukulnya-tapi tidak kencang- tiba-tiba Adhia berteriak, "Mbaaaakkkk!!! Jangan dipukul kucingnya! Itu Kucingnya Allah!!!!!".
Spontan saya berhenti mengusir, dan memilih pindah tempat. Masya Allah... anak seumur itu saja paham bahwa semua Makhluk diciptakan Allah dan berhak mendapatkan kasih sayang dari sesama Makhluk-Nya, namun kita, orang yang sudah tergolong dewas, terkadang masih suka alpha terhadap hal-hal seremeh itu... Subhanallah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar