Assalamu'alaikum wr wb
Untuk semua pembaca, dan terutama untuk Anaknya nenek Artija dan segenap keluarganya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya .. *menunduk dalam-dalam, dan membungkukkan badan* *beristighfar banyak-banyak*
beberapa hari yang lalu saya mengepos di blog saya tentang sebuah berita Nenek Artija (silakan cari di google kalau belum tahu) yang saya sitasi dari Islamedia. Sejujurnya saat saya mengepos berita tersebut, saya cuma mengambil dari 1 sumber, Islamedia, dan dengan penafsiran saya sendiri. Memang itu sekali-kalinya saya mengepos tentang sebuah issu (waaopun emang belom pernah sih sebelumnya saya mengepos tentang issu) tanpa menelusuri jejak infonya dari awal, dan dengan terburu-buru mengambil kesimpulan.
Saya baru sadar kalau saya tidak mencermati setiap katanya waktu tadi saya buka blog yang akhir-akhir ini sepi pengunjung, tapi ternyata ada komentar dari anonim yang menjelaskan secara singkat duduk perkara kasus yang saya pos tersebut dan mengingatkan saya betapa pentingnya bertabayun. Saat itu saya cepat-cepat beristigfar sebanyak mungkin, Semoga Allah mengampuni saya yang nggak bertabayun sehingga jadi su'udzhon dan mengampuni pembaca ang jadi salah tafsir gara-gara tulisan saya. (Amiiiin)
Sebenarnya saya selama ini kalau ada issu yang sedang panas lebih suka kalem sambil menelusuri jejak info yang benar seperti apa dari berbagai media dan dari berbagai sudut pandang orang, itu kan yang disebut bertabayun? Tapi mungkin, ini emang skenario dari Allah ketika sekalinya saya tidak bertabayun dan malah jadi su'udzhon, saya langsung ditegur oleh orang yang saya tidak tahu namanya (karena tidak mencantumkan namanya) dengan halus. Saya bersyukur yang mengingatkan saya masih manusia dan masih dengan cara yang halus, kalau Allah yang mengingatkan saya dengan adzab Nya, na'udzubillahimindzaliik ...
Makanya, saya di sini sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk semua pihak yang merasa dirugikan, karena takut merugikan banyak pihak lebih jauh lagi, jadi postingannya saya hapus. kemudian untuk kakak/bapak/ibu anonymous yang sudah mengingatkan saya, saya mau mengucapkan jazakumullah khairan katsiiran semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang sebanyak-banyaknya ...
Allahummaghfirlanaa...
Allahummaghfirlanaa...
Allahummaghfirlanaa...
astaghfirullahal a'dzhiim ...
Wassalamu'alaikum wr wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar