"kakak saya tersayang mau diambil orang. such an undescribable thing.." -Nisa Karima-
Iya, buat saya hal itu juga hal yang sulit didefinisikan. Antara senang, sedih, gado-gado dah.
Dan, akhirnya setelah prosedur izin yang agak sedikit membuat emosi menggelegak, akhirnya saya memutuskan untuk tetap jalan ke Bandung, dengan ongkos pas-pasan. Buat saya, saya nggak boleh sampai melewatkan momen dimana salah seorang 'kakak' saya akhirnya menyempurnakan separuh diinnya.
Kenapa saya begitu ngotot untuk menghadiri walimahan kak urfa?
Karena buat saya, Kak Urfa adalah orang yang sangat-sangat berpengaruh dalam hidup saya. Walaupun saya nggak tau kakaknya ngerasa gitu juga atau nggak hehehe...
Sekalipun mungkin hubungan saya dengan kak urfa nggak sedekat Maryam atau Nikari atau Anisah dulu waktu di IC... tapi Kak Urfa selalu punya tempat spesial di ingatan saya, dalam hidup saya, maupun di hati saya :)
Melalui Kak Urfa lah, Allah mengenalkan saya pada dakwah. Kalau waktu itu Kak Urfa nggak mencantumkan nama saya di dalam jejeran divisi IMTAQ, sekalipun saya udah masuk MPS, mungkin ghirah dakwah saya nggak sampai segininya saat sampai kuliah...
Melalui Kak Urfa juga, Allah menempatkan saya dalam satu forum lingkar dakwah #liqo' yang akhirnya di kuliah ini menjadi salah satu sarana penjagaan internal diri saya ...
Melalui Kak Urfa pula, Allah memahamkan saya pada sebuah ikatan keluarga yang berasaskan paa ukhuwah islamiyah, yang tak terputus selama setiap jiwa seorang muslim masih menghamba pada-Nya Yang Maha Kuasa...
Melalui Kak Urfa lah, Allah menghendaki saya menjadi da'iyah yang akhirnya memilih 'berjalan' pada lini i'lamy. Karena saat itu saya jadi distribusi dan staf redaksi buletin akhwat, yang ketika saya menjabat menjadi koordinator menggantikan kak Urfa, saya menjadi pimrednya, menggantikan kak urfa juga tentunya ...
Melalui Kak Urfa lah, semua hal yang berkaitan dengan dakwah pada diri saya dimulai ...
Karenanya, rasa hormat saya, rasa sayang saya, rasa cinta saya pada Kak Urfa juga nggak kalah dari Nikari, Maryam, ataupun Anis yang dulu di IC sempat satu liqoan ... Atau bahkan nggak kalah juga dari calon suaminya #eh? :P
Karenanya, saya sayang Kak Urfa, saya cinta Kak Urfa karena Allah ... :)
Baarakallah, kakak untuk pernikahannya lusa, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah yang akan melahirkan generasi qurani dan rabbani :)
Semoga Allah mengukuhkan dan melingkupi keluarga kak Urfa senantiasa dalam naungan-Nya yang hangat dan menenangkan ... :)
Dan teriring doa dari ku, dari kota pelajar,,
Terima kasih, kakak, untuk semua hal yang sudah kakak ajarkan dan kenalkan pada saya ...:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar