Akhir-akhir ini sebenernya lagi banyak amanah besar yang saya pegang. Tapi karenanya, saya jadi keteteran. Sebenernya saya juga bingung, kenapa saya bisa keteteran, padaha akademik juga jadwalnya lagi nggak sepadat itu, secara amalan yaumiyyah juga nggak sekacau semester 2 lalu ...
Tiba-tiba saya jenuh buat semuanya. Termasuk nulis (inipun maksain diri untuk segera nulis untuk evaluasi diri). termasuk gambar. termasuk hal-hal lain yang saya suka. Perubahan posisi dari tahun pertama ke tahun kedua jelas membawa perbedaan, saya paham itu, ketika dari posisi dibina menjadi membina. Perubahan amanah, perguliran amanah juga jelas saya paham, seperti yang pernah ustadz taufan katakan di kajian manhaj, "kalau tidak berani untuk mengemban amanah, untuk apa kalian berada di barisan dakwah ini?" Saya sudah meneguhkan hati kembali untuk beramanah di lembaga, untuk bersama temen-temen lainnya menguatkan dakwah ini, tapi, kenapa jenuh itu datang secepat ini?
Ketika saya telisik menelisik (belum sampai menelusuri lebih dalam), saya paham, karena kita di sini masih 'sendiri-sendiri'. Kita jalan sendiri-sendiri, bergerak sendiri-sendiri, sekalipun satu jama'ah. Hati kita nggak terkait, tangan kita nggak tergenggam satu sama lain, ya jadi, kalau jatuh, jatuh saja, nggak ada yang nopang, nggak ada yang bantu.
Jujur aja, di lembaga lain, saya merasa sendiri membangun dakwah di sana. Sudah barang tentu, saya mudah lelah. karena kalau diumpamakan, jalan rame-rame bakal lebih nggak berasa capeknya ketimbang jalan sendiri. Iya, mungkin saya masih jalan sendiri, jadinya, saya gampang jatuh, dapat amanah besar dikit aja, langsung jatuh, ngeluhnya lebih banyak daripada kerjanya, futhurnya lebih sering daripada kondisi iman yang fit, karena mungkin, kita masih menganggap, lembaga lain ya urusannya lembaga lain.Padahal, mungkin, banyak temen temen yang ngerasa sama sama saya, yang ngerasa sendirian di lembaga lain. Yang butuh uluran tangan agar, saat berjuang menegakkan kalimat laa ilaha illallah itu, ia kuat, dan tak mudah jatuh, sekalipun banyak rintangannya ...
iya, yang saya butuhkan, tak lebih, tak kurang adalah support ... rangkulan hangat, senyum cerah teman-teman, kepedulian teman-teman ... nggak lebih nggak kurang ... dan saya percaya, kalian nggak akan ninggalin saya kan?
*Ya Allah sesungguhnya hati-hati kami teah berhimpun padaMu dalam ikatan agama Mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar