Sudah berjalan 5 minggu saya jadi koas. 4 minggu di stase syaraf, dan 1 minggu stase IPD. Gimana ya rasanya?
Campur aduk. Tapi, sejujurnya saya merasa seperti ada yang hilang. Saya kehilangan interest saya untuk belajar, padahal, banyak sekali yang harus dipelajari selama koas dengan waktu yang sangat sempit dan terbatas.
entah karena cemasku, atau memang aku nggak nyaman di koas. Nggak nyaman untuk jadi dokter?
aku jadi kehilangan tujuanku. Aku harus set goal baru, supaya aku nggak kehilangan arah, untuk apa aku jadi koas?
Ah, sejujurnya I lost my track. -_-
aku nggak punya kepercayaan diri untuk berhadapan dengan pasien dengan ilmu yang sangat minim. Terutama kalau mengingat stase syaraf yang berakhir begitu saja. diluluskan tanpa syarat apapun. aku rasanya belum banyak belajar.
tapi, sebaliknya, aku kehilangan interest untuk belajar. aku cemas. aku cemas tidak mampu menjawab permintaan pasien nantinya. aku cemas tidak lulus ujian. aku cemas tidak mampu menjawab konsulen atau residen dengan baik. ada banyak hal yang kucemaskan setiap minggunya, and as i worry too much, the time passed in the blink of eye. tau, tau udah ujian lagi, tau tau, udah ganti stase lagi, padahal, aku masih belum komprehen dalam ilmu dan keterampilan.
aku rasanya semakin hari semakin kalah dari diriku.
aku rasanya semakin hari semakin jauh dari kata ideal.
aku jadi berhenti berimajinasi, dan semakin realistis. Tapi di saat yang bersamaan aku hidup dalam kecemasan akan masa depan yang selalu kubayang-bayangkan. Mengandai-andai.
aku merasa tumpul. semua bakat dan interestku mentok pada amanah yang diberikan. saat lepas dari amanah, aku berhenti.
Aku merasa kehilangan diriku yang menyenangkan dan tersisa bersama diriku yang senantiasa cemas.
Aku menerima sih diriku yang selalu cemas ini. Hanya saja, kalau begini terus setiap harinya jadi lelah juga.
aku sekarnag butuh waktu lebih lama untuk belajar dan mengenali hal. may be overanalysis? but who cares, sekarang aku jadi seperti itu. dan aku tinggal menjalaninya.
aah rasanya aku ingin kembali ke waktu di mana aku bisa belajar lebih dari sekadar ilmu-ilmu klinis yang dipakai untuk jadi dokter umum. rasanya kalau tidak dirunut balik dari sisi molekuler, aku jadi semakin bingung banyak. kenapa bisa begini? kenapa bisa begitu.
Aah, aku juga terlalu takut untuk bertanya. Aku takut terlihat bodoh. meski memang aslinya aku ini bodoh dan nggak punya ilmu apapun.
aku lelah cemas setiap hari seperti ini. -__________-
seandainya mengakhiri cemas bisa dengan hanya mengtakan 'jangan cemas' ....
but, that's not how it's work.
aku mau menulis. aku mau mendesain.
aku punya waktu, dan aku harus mengurangi keinginanku untuk tidur dan memuaskan hawa nafsu dengan nonton atau makan. ada banyak hal yang harus dipelajari.
2 jam setiap hari belajar, nggak sulit kan tyani?
kenapa kamu masih ingin tidur juga? :(
nanti kamu jadi semakin tumpul loh. belajar ya ...
belajar ya tyani/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar