Selasa, 01 Mei 2018

scared.

sometimes, the more we scared, the more we got into something that we scared of. the more we scared, the more we met something that we are scared of.

Minggu, 22 April 2018

Aku ini ngapain sih?

Sudah berjalan 5 minggu saya jadi koas. 4 minggu di stase syaraf, dan 1 minggu stase IPD. Gimana ya rasanya?

Campur aduk. Tapi, sejujurnya saya merasa seperti ada yang hilang. Saya kehilangan interest saya untuk belajar, padahal, banyak sekali yang harus dipelajari selama koas dengan waktu yang sangat sempit dan terbatas.

entah karena cemasku, atau memang aku nggak nyaman di koas. Nggak nyaman untuk jadi dokter?

aku jadi kehilangan tujuanku. Aku harus set goal baru, supaya aku nggak kehilangan arah, untuk apa aku jadi koas?

Ah, sejujurnya I lost my track. -_-

aku nggak punya kepercayaan diri untuk berhadapan dengan pasien dengan ilmu yang sangat minim. Terutama kalau mengingat stase syaraf yang berakhir begitu saja. diluluskan tanpa syarat apapun. aku rasanya belum banyak belajar.

tapi, sebaliknya, aku kehilangan interest untuk belajar. aku cemas. aku cemas tidak mampu menjawab permintaan pasien nantinya. aku cemas tidak lulus ujian. aku cemas tidak mampu menjawab konsulen atau residen dengan baik. ada banyak hal yang kucemaskan setiap minggunya, and as i worry too much, the time passed in the blink of eye. tau, tau udah ujian lagi, tau tau, udah ganti stase lagi, padahal, aku masih belum komprehen dalam ilmu dan keterampilan.

aku rasanya semakin hari semakin kalah dari diriku.
aku rasanya semakin hari semakin jauh dari kata ideal.

aku jadi berhenti berimajinasi, dan semakin realistis. Tapi di saat yang bersamaan aku hidup dalam kecemasan akan masa depan yang selalu kubayang-bayangkan. Mengandai-andai.

aku merasa tumpul. semua bakat dan interestku mentok pada amanah yang diberikan. saat lepas dari amanah, aku berhenti.

Aku merasa kehilangan diriku yang menyenangkan dan tersisa bersama diriku yang senantiasa cemas.

Aku menerima sih diriku yang selalu cemas ini. Hanya saja, kalau begini terus setiap harinya jadi lelah juga.

aku sekarnag butuh waktu lebih lama untuk belajar dan mengenali hal. may be overanalysis? but who cares, sekarang aku jadi seperti itu. dan aku tinggal menjalaninya.

aah rasanya aku ingin kembali ke waktu di mana aku bisa belajar lebih dari sekadar ilmu-ilmu klinis yang dipakai untuk jadi dokter umum. rasanya kalau tidak dirunut balik dari sisi molekuler, aku jadi semakin bingung banyak. kenapa bisa begini? kenapa bisa begitu.

Aah, aku juga terlalu takut untuk bertanya. Aku takut terlihat bodoh. meski memang aslinya aku ini bodoh dan nggak punya ilmu apapun.

aku lelah cemas setiap hari seperti ini. -__________-

seandainya mengakhiri cemas bisa dengan hanya mengtakan 'jangan cemas' ....
but, that's not how it's work.

aku mau menulis. aku mau mendesain.

aku punya waktu, dan aku harus mengurangi keinginanku untuk tidur dan memuaskan hawa nafsu dengan nonton atau makan. ada banyak hal yang harus dipelajari.

2 jam setiap hari belajar, nggak sulit kan tyani?

kenapa kamu masih ingin tidur juga? :(

nanti kamu jadi semakin tumpul loh. belajar ya ...

belajar ya tyani/

Sabtu, 14 April 2018

aku harus berpikir lebih sederhana dan berikir untuk hari ini. aku harus tenang. aku hraus tenang. tenang.

aku lelah jadi orang baik. aku lelah tertawa. aku ingin menghilang.

Rabu, 11 April 2018

sebenarnya, apa yang kupikirkan saat kemarin memutuskan untuk lanjut koas ya? \

things get even harder everyday. And I got even more scared of people day by day. And at the end of neurology station that thought of wanting to drop all of this, appeared.

actually, it doesn't feel awkward when i was with them. But, I felt extremely tired afterwards.

Rabu, 14 Maret 2018

hang in there, dear.

 I know it's not easy. but, there must be something behind all those suffer. percaya aja sama Allah untuk sekarang. Diserahin aja semua gelisah, takut, waswas, cemas, dan sebagainya ke Allah. :)

Senin, 05 Maret 2018

Akan sama saja

Akan sama saja, tyani. koas hari ini atau besok.

akan sama saja, pembekelan hari ini atau besok, atau usa, atau bulan depan.

akan sama saja ketika cemasmu masih sama saja.

cemasmu itu mari serahkan aja sama Allah. Biar Allah yang atur semuanya. Biar Allah yang kendalikan hatimu seutuhnya.

karena akan sama saja. karena semakin cepat kamu sibuk, semakin cepat kamu tidak menghabiskan waktumu untuk cemas.