Kamis, 21 November 2013

Random yang lain lagi

Kalau lagi berdiam diri begini, dan di kontrakan sendirian, kadang-kadang gue suka membiarkan Tv menyala, playlist di hape muter, lampu menyala semua, SEMUA, kipas angin muter, laptop nyala dan kadang-kadang muter fim sekalipun yang dibuka tetep aja blogger atau tumblr.

Buat apa? Nggak tau. Gue juga nggak tau buat apa. Tapi gue nyaman aja dengan 'keramaian' itu. Dan dalam 'keramaian' yang gue buat itu, gue suka tiba-tiba tenggelam dalam pikiran gue. Gue suka berpikir yang kemaren udah lalu, menguang kembai memori menyenangkan yang pernah gue lalui. Terus, pikiran gue kadang-kadang suka nyerempet ke memori yang nggak enak, yang bikin gue jadi berpikir, jangan-jangan kejadin itu berhubungan dengan kejadian yang kemaren, atau malah kejadian besok. Dan seterusnya- dan seterusnya.

Tapi, kadang-kadang gue mikir tentang kondisi sekarang. Kondisi gue sekarang, kondisi lingkungan gue, dan macam-macam sekarang lainnya. Kadang-kadang, tiba-tiba muncul ide konsep tentang suatu hal yang akan dan sedang gue jalani, yang menurut gue bagus. Tapi, gue nggak tau sih menurut pandangan orang lain. Gue ngomong gini bukan berarti gue nggak diskusi ke banyak orang. Pernah ide-ide itu gue lisankan sama petinggi-petinggi. Tapi, gue seringkali nggak mendapat tanggapan, apresiasi, atau bahkan ide gue diabaikan? Makanya, akhir-akhir ini kalo punya ide, lebih suka gue godok sendiri dalam pikiran gue. Dan entah kapan akan gue lisankan ....

Terus, gue juga suka mikir tentang banyak orang, tentang betapa hebatnya mereka, tentang betapa cupunya gue,  tentang si A, tentang si B, tentang keputusan-keputusan yang mereka pilih, tentang bagaimana mereka menjalani hidup dengan kondisi mereka. Gue suka mikirnya, bikin gue mikir, sudah sejauh apa gue bergerak mengumpulkan bekal buat perjalanan pasca dunia. Gue suka mikirnya, soalnya bikin gue jadi memutar alur berpikir gue buat senantiasa menemukan hal positif dari orang-orang yang gue pikirin. Dan kalaupun gue mentok-mentok tetep menemukan hal negatif lebih banyak, maka itu pelajaran buat gue.

Gue juga suka mikir tentan diri gue sendiri. Dari semua yang gue pikirin, mungkin diri gue menyedot lebih banyak perhatian. Tentang sudah sebaik apa diri gue di mata Allah. Tentang keputusan-keputusan yang gue pilih, tentang langkah yang gue ambil, tentang gue yang masih banyak nggak benernya daripada benernya. Tentang gue. Dan masalahnya ketika gue mulai berpikir tentang gue, yang ada hanyalah stumpuk masalah ... hahahaha ... dan di sana gue menemukan, bahwa gue nggak mudah memaafkan diri gue sendiri, dan nggak banyak menghargai diri gue sendiri ... miris sebenernya, ketika gue bisa menemukan banyak hal positif tentang sekitar gue, tentang orang lain, tapi gue sulit menemukan kebaikan gue sendiri.

Well, yah entahlah, masalah ini selalu berujung pada pertanyaan sih .... jadi sampai sekarang, gue belom menemukan jawabannya ...

2 komentar: