Sabtu, 20 Desember 2014

Saat saya pulang ...

Suatu ketika saat pulang, Mbak saya bilang, "Maaf ya dek, nggak bisa nemenin lama-lama di rumah, gue mulai kuliah, Ibal keluar rumah terus, bapak ibu juga .. lo jadi harus jagain rumah, padahal udah jauh-jauh dari Jogja"

Saya cuma senyum. Saya pulang bukan buat jadi tamu yang harus dilayani ini itu, harus ditemenin kemana-mana. Saya pulang karena alasan simpel. Saya rindu rumah dan seisinya. 
Saya rindu rumah dengan segala suasana yang ada di dalamnya, yang membuat saya nyaman, yang membuat saya bisa bermanja dengan tanpa rasa bersalah, tempat saya beristirahat dari segala kesibukan di kampus ...

Saya rindu rumah, pun rindu ibu bapak dan kakak-kakak saya. Saya sebelum ini selalu berpikir bahwa saya punya banyak cerita untuk diceritakan, punya banyak pertanyaan untuk ditanyakan ketika pulang. Tentang kuliah nya Mbak ucha, tentang kerjaan Mas ibal, tentang komunitas lukis cat airnya bapak, tentang liqo nya ibu dan tentang tentang lainnya yang sudah saya lewatkan selama saya absen dari rumah ...

Tapi, begitu kaki saya menjejak tanah kelahiran saya itu, ketika saya bertatap muka dengan wajah-wajah yang senantiasa saya rindukan, tiba-tiba semua pertanyaan itu sudah tidak lagi penting. Karena saya tahu, semuanya baik-baik saja ...

Ya, semuanya baik-baik saja ... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar