Sabtu, 03 Januari 2015

Dear, KaLAM 1435 H ...

Dear, teman-teman seperjuangan di KaLAM 1435 H ... Sudah berakhir ya ternyata kepengurusan kita selama 1 tahun ke belakang?

Waktu berlalu dengan cepat tanpa terasa, seolah waktu-waktu yang kita gunakan hilang dalam satu kejapan mata. Kalau review ke belakang, sejujurnya, saya merasa, ketimbang senyum, di sana lebih banyak air mata yang tumpah ... Bahkan sejak Mubes 1435 berlangsung.

Tahun lalu, berapa orang yang keluar masuk ruangan Mubes untuk nangis? Berapa orang yang menahan tangisnya berusaha menguatkan dirinya dan saudaranya untuk tetap bertahan di jalan ini.

Pun, di tengah-tengah perjalanan kapal kita, ada terlalu banyak air mata terbuang. Ahahaha, andai kita lebih enjoy dengan kapal kita, andai kita lebih saling mengerti antara satu awak dengan yang lain, andai kita tidak menyimpan semua beban kita sendirian dan sadar bahwa kapal ini tak mungkin jalan dengan optimal hanya dengan separuh orang yang mendayungnya, pun tak akan maju hanya dengan kita mendiskusikan bagaimana caranya kapal ini berjalan, andai kita sadar bahwa jika kita punya kapal sendiri yang harus kita jalankan, yang bisa jadi rumah kita dan di saat bersamaan mungkin tempat kita meletakkan batu pertama untuk fondasi mimpi-mimpi kita ...

well, itu hanya andai-andai... yah tapi andai kita tahu itu sejak kapal kita ini mulai berlayar .. Tapi sayangnya, kapal kita sudah berlabuh sekarang, dan awak-awak baru sudah mempersiapkan pasukan barunya, saat ini mereka sedang mengkonsolidasikan pasukan mereka untuk bersiap mengarungi samudra yang luas setahun ke depan, sama seperti kita dulu ...

Dan sayangnya, kita baru sadar di akhir, bahwa perjalanan ini sedikit menyenangkan ternyata, dan betapa bersama kalian di kapal ini seringkali menguatkan hati ...

Aah ... ya sudahlah, paling tidak, sekalipun di akhir, kita sadar betapa perjalanan setahun ke belakang memberikan banyak pelajaran untuk kita, iya kan? Mulai dari belajar menerima dan memahami satu sama lain, belajar untuk memanajemen organisasi, belajar untuk mengayomi adik-adik yang punya kapasitas semangat yang luar biasa (itu juga kan yang membuat kita bertahan di tengah-tengah samudera yang luas ini), belajar mengatasi realita yang tidak sesuai dengan idealita ...

Samudera yang kita arungi memang berombak, makanya kadang-kadang ketika pun iman kita sedang turun secara bersamaan, maka kapal kita juga terseret oleh ombak entah hingga kemana. Kadang-kadang, karena sudah terlalu lama mendayung kapal ini kita juga suka lupa tujuan utama kita, hingga lelah datang menyerang, kalau saat itu kiat berjalan sendiri-sendiri sudah barangtentu kita akan terseret ombak semakin jauh dari tujuan kita.

Tapi, kalian ada di sana. Saling menguatkan, saling mengingatkan bahwa kita masih jauh dari tujuan, kalau kita berhenti di sini, siapa yang akan melanjutkan kapal ini ...

ya karena kita masih jauh dari tujuan kita, ustadziyatul 'alam ...

makanya, kita nggak boleh capek di sini, nggak boleh berhenti di sini sekalipun kapal kita sudah berlabuh, masih ada kapal lain menanti kita untuk berlayar bersama kembali ...

Nanti saja lelahnya, nanti saja berhentinya, ketika kita sudah sampai di surga-Nya Allah .. :)

dear, teman-teman KaLAM 1435H ... tetap semangat ya, tetap bergerak untuk memberikan manfaat untuk orang lain, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya ...

dear, teman-teman KaLAM 1435H ... jika kita bisa berkumpul lagi dalam satu lingkaran yang sama, semoga itu adalah surga-Nya Allah yang paling indah :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar