Senin, 25 Mei 2015
23 Mei 2015
Hai.
Selamat ya, hari ini akhirnya usiamu mencapai 21 tahun. Sudah tidak bisa lagi disebut perbatasan usia late adolescent dan young adult. Tapi, sempurna sudah memasuki dunia kedewasaan.
Well, aku yakin kamu (-juga aku, karena ulang tahun kita hanya jeda 5 hari) sudah mulai uring-uringan dengan hidup. Mau menyelesaikan kuliah seperti apa, mau wisuda kapan, setelah kuliah mau kerja apa, dan yang tidak kalah pentingnya mau menikah kapan DAN dengan siapa.
Duh, menginjak usia 21 tahun memang tidak seheboh saat kita meninggalkan usia belasan dan berganti menjadi kepala dua (bukan berbadan dua). Tapi, ketika menginjak usia dua puluh satu tahun -seperti yang pernah kita diskusikan- mendadak semua hal tentang realita hidup dewasa menjadi lebih nyata.
Kemarin-kemarin, kita masih bisa berkata 'yaudah jalanin kuliah dulu ajalah'. Kemarin-kemarin, kita masih bisa bilang, 'kerja mah dipikir nanti aja kali ya'. Juga masih bisa menjadikan nikah sebagai candaan.
Sekarang?
Sedikit-sedikit, kita mulai beranjak memikirkan satu per satu pertanyaan yang dulu-dulu kita tunda dengan alasan masih lama. Dan ternyata, the time past quickly. Rasanya kemarin baruu saja diwisuda dari satu sekolah di sudut kota Tangerang Selatan, tau-tau tahun depan kita sudah akan diwisuda lagi (amiin, semoga semua sesuai ekspektasi kita ya :')). Ah... Benar kata Seorang guru pengampu mata pelajaran Aqidah kita dulu, bahwa waktu kita hidup di dunia itu tidak terasa, dan penuh dengan kata 'tahu-tahu', seperti 'tahu-tahu udah tahun ketiga', 'tahu-tahu udah lulus' dan 'tahu-tahu' lainnya...
Duh, kita ...
Mungkin hidup kita kelewat santai hingga tak sadar usia kita sudah menjejak ranah dewasa. Dan di ranah ini, rasa-rasanya kita sudah harus mulai mencari setiap solusi dari apa-apa yang kita pertanyakan, sekalipun aku yakin kamu juga aku tidak akan pernah berhenti mempertanyakan sesuatu.
Semoga. Semoga bukan hanya usia biologis kita yang menjejak pada ranah dewsa, tapi juga kognitif dan mental kita turut berprogres menjadi dewasa. Menjadi pribadi yang bukan hanya pandai mengemukakan masalah, tapi juga menjadi solusi bagi masalah itu sendiri. Ya, karena kita memang masalah ... :-), tapi solusi itu tidak jauh dari masalah katanya, jadi siapa tahu, kita jugalah yang menjadi solusinya.
Well, akhir kata selamat menjejak ranah dewasa, dan selamat berprogress dalam mendewasa :-)
PS : aku tunggu kabar baik darimu, entah itu besok, bulan depan, tahun depan, atau tahun2 berikutnya. Kau berhak mendapatkan yang lebih baik.
23/05/2015
Yogyakarta
20.52
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar