Jumat, 18 September 2015

Jangan Melupakan

Bila ada kejadian yang tidak menyenangkan di masa lalu, yang harusnya dilakukan bukanlah melupakan masa lalunya. Bukan pula melupakan diri sendiri atau hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu. Tapi maafkanlah. Maafkan orang lain yang berbuat tidak menyenangkan padamu di masa lalu. Maafkan lingkungan di masa lalu yang membuatmu menjadi seperti ini. Dan utamanya, maafkan diri sendiri yang mungkin berbuat tidak menyenangkan di masa lalu.

Karena, melupakan bukanlah solusi. Melupakan hampir sama dengan menghindari situasi. Dan sebenarnya akan selalu ada ruang -yang entah kapan akan muncul- untuk kita mengingat kembali masa lalu yang menurut kita tidak menyenangkan itu. Dan bila sewaktu-waktu tuang itu muncul di tempat dan waktu yang tidak tepat, akan membuat diri kita gagap akan masa kini, langkah kita mendadak jadi tertahan oleh masa lalu. Mau tidak mau, disadari atau tidak, jika kita hanya melupakan masa lalu tanpa memaafkannya, kita akan selalu terkekang dengannya.

Sementara bila memaafkan, itu berarti kita telah menerima. Menerima masa lalu sebagai bagian dari diri sendiri. Menerima diri kita yang tidak sempurna. Mungkin, itu yang disebut dengan berdamai dengan hati?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar