Sebenernya saya punya rasa percaya diri yang sangat rendah, dan rasa rendah diri yang sangat tinggi. haha.
saya sering mudah menyerah. saya sering mematikan rasa penasaran saya biar hidup saya nggak susah, meski kadang-kadang malah bikin susah haha.
saya nggak tau sejak kapan saya seperti ini, mungkin dari kecil? mungkin sejak remaja? atau pas kuliah?
sampai detik ini pun saya nggak punya kepercayaan diri untuk mnyebut diri saya dokter. kalau ada pasien tanya, "dokternya mana sih mbak?" ke saya, saya baru akan bilang -dengan ragu-ragu dan jeda yang agak panjang, "saya dokter jaga bu". Kalau nggak, saya nggak akan memperkenalkan diri. Setakut itu saya dengan gelar yang saya sandang.
even pas waktu kuliah pun, saya sering takut-takut menyebut saya anak FK- dan anak UGM. kalau nggak ditanya lebih lanjut, saya cuma akan bilang saya kuliah di jogja. kadang-kadang saya iseng jawab jurusan pendidikan. iya, pendidikan dokter. nggak salah kan?
Se-insecure itu saya sama diri saya sendiri. saya pengennya saya puas sama diri saya sendiri tanpa perlu validasi dari pihak luar. tapi sampai detik ini, saya sering merasa memerlukan validasi dari pihak selain diri sendiri. dan itu bikin saya cemas dengan pandangan orang lain terhadap saya. Seolah-olah saya bisa membaca semua pikiran orang. kadang-kadang saya berpikir apakah ini sudah masuk waham?'
sebenernya saya sudah memperimbangkan beberapakali untuk mencari pertolongan profesional. meski saya dokter, saya nggak bisa mendiagnosis diri saya sendiri untuk masalah kesehatan jiwa saya, karena bisa jadi apa yang saya rasakan tidak seperti apa yang terlihat. Tapi saya takut merasa dikecilkan. saya takut merasa kecil.
ah, tyani, banyak sekali sih yang kamu takutkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar