Jangan-jangan, sebenarnya yang merusak diri kita adalah diri kita sendiri; dengan kerendahan diri ; kita; dengan kecurigaan kita pada orang; dengan prasangka-prasangka buruk pada diri kita sendiri.
Aaah, kita benar-benar belum bisa menghargai diri sendiri. Memangnya siapa yang akan menyayangi diri ini kalau bukan kita sendiri?
Aah, sayang. Ya, sayang ... sayang sekali; padahal bahagia itu hak kita bersama. Disayangi itu hak kita bersama. Dicintai itu hak kita bersama.
Tapi bahkan, diri sendiri saja tidak menyayangi badan dan jiwanya. Lantas, apa orang lain bisa menyayangimu yang seperti itu?
Mari bertanya pada diri sendiri. Agar kita belajar caranya mencintai diri sendiri.
Selamat menyelami pikiran dan hati kembali, tyani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar